Yayasan Villa

PEMULIHAN PELITA

Sejarah Singkat

Dari pengalaman pribadi yang berlatar belakang keluarga bermasalah (broken home), saya Sugiharto yang dilahirkan pada tanggal 17 Agustus 1964 oleh seorang ibu tanpa figur seorang ayah. Saat remaja saya terpengaruh oleh lingkungan yang buruk sehingga hidup liar dan ditangkap Tuhan tahun 1988, sempat masuk rehabilitasi dua kali dan diarahkan senior saya masuk sekolah teologia di Tawang Mangu untuk pelayanan tahun 1989-1991. Sebelum masuk pelayanan saya mengalami kekecewaan dengan Tuhan dan dendam kepada seorang figur ayah karena saya merasa tertolak sehingga menjadi akar kepahitan dalam hidup saya. Ibu saya mengasuh hingga beliau meninggal sewaktu saya masih SLTA. Kesedihan itu yang membuat saya akhirnya jatuh dan menjadi anak yang nakal. Tetapi saya bersyukur kepada Tuhan lewat masalalu saya yang ternyata bisa menjadi berkat, dapat merangkul, menolong, membantu orang/ keluarga yang bermasalah dan tertolak seperti saya (depresi, stres, kejiwaan, narkoba) karena mereka semuanya itu jiwanya sakit dan butuh sentuhan Tuhan seperti saya yang dipulihkan Tuhan.

Setelah saya sekolah pelayanan, saya melayani Tuhan di sebuah Yayasan milik Alm. Bapak Arief Wibisono dari tahun 1991-2006 (bulan mei). Saya melihat permasalahan di bangsa ini sangat komplek dan saya bergumul suatu saat saya dapat mendirikan Yayasan yang menangani orang-orang bermasalah dan tertolak, akhirnya pada bulan juni 2006 saya diberi kesempatan Tuhan untuk mendirikan Yayasan Pemulihan Pelita di kota Semarang yang bertempat di Jl. Dr. Suratmo no. 54A yang masih berstatus kontrak selama 6 tahun. Setelah itu kami kontrak di Jl. Jangli no. 16A Semarang selama 6 tahun. Selama itu saya terus bergumul untuk mempunyai tempat yang permanen. Tuhan menjawab pada tanggal 24 januari 2018 kami pindah ke bandungan dengan tempat yang sudah disiapkan Tuhan dengan suasana yang lebih nyaman, sejuk, tenang, sehingga bisa membantu proses pemulihan yang lebih baik.

Semua ini tidak lepas dari campur tangan Tuhan yang memberkati Yayasan ini lewat teman-teman sekerja dan juga pada donatur dan keluarga pasien. Dari tahun 2006 sampai saat ini kami sudah melayani kurang lebih 500 pasien dan saat ini yang masih kami rawat dan bina di dalam panti 50 pasien terdiri dari 36 laki-laki dan 14 perempuan. Pelayanan ini adalah pelayanan hati, Tuhan yang sanggup menyentuh hati dan mengubah serta memulihkan mereka yang terluka/ jiwanya sakit. Saya dan teman-teman hamba Tuhan hanya menjadi sarana untuk merangkul mereka dan memanusiawikan mereka supaya mendapat pemulihan dari Tuhan.

Dengan kegiatan pelayanan kepada masyarakat bermasalah dan tertolak bisa berjalan dengan baik apabila seluruh lapisan masyarakat mendukung kegiatan tersebut. Dan sebagai warga negara Indonesia supaya memiliki perhatian terhadap permasalahan sosial yang ada dan ikut berkiprah untuk mewujudkan manusia Indonesia yang Pancasialis di bumi pertiwi Indonesia tercinta.

Tuhan Yesus Memberkati